Pendidikan Ekonomi-Politik bagi Buruh


I. Tujuan Pendidikan Ekonomi-Politik bagi Buruh

Pendidikan ekonomi-politik di FSPMI bertujuan untuk menjawab--dalam pikiran dan tindakan--pertanyaan pokoknya: mengapa terjadi ketidakadilan dalam semua aspek kehidupan serta bagaimana mengubahnya. Selain itu, saling membantu menciptakan karakter buruh yang: rendah hati (jujur dan terbuka secara intelektual agar tidak Ujub), berani, sayang kawan, militan dalam belajar dan berjuang, serta menghargai teknologi serta ilmu pengetahuan.

II. Pendidikan Reguler:

Dalam 1 minggu, pelajaran diberikan 2 kali, namun dengan isi pelajaran yang sama. (Ini agar yang tak bisa masuk pada hari pertama--karena hambatan shift dan lembur dan sebagainya--bisa masuk pada hari kedua dalam minggu tersebut.); baru pada minggu berikutnya beranjak ke pelajaran berikutnya.

II. 1. Kurikulum dan Materi Pelajaran:

II.1.1 Kelas Dasar:

1. Penjelasan tentang garis besar rancangan (bagan) pelajaran Kelas Dasar;

2. Pelajaran tentang sejarah masyarakat: asal muasal kemiskinan; asal muasal kemunculan kelas buruh (di dunia dan di Indonesia); asal muasal kemunculan kelas kapitalis (di dunia dan di Nusantara/Dipantara/Hindia Belanda/ Indonesia); asal muasal kemunculan negara (di dunia dan di Nusantara/Dipantara/Hindia Belanda/ Indonesia), dan asal muasal penindasan terhadap kaum perempuan;

3. Kesimpulan atau hikmah ekonomi-politik dari pelajaran sejarah masyarakat tersebut di atas;

4. Situasi kini kaum buruh, kapitalis dan negara;

5. Situasi kini pabrik/perusahaan dan mekanisme (ekonomi-politik) penghisapan buruh oleh kapitalis: Upah; Tunjangan; Kondisi Kerja; dan Organisasi Buruh; Studi Kasus Pabrik-pabrik;

6. Siasat (Strategi-taktik) perlawanan buruh di dalam dan di luar pabrik/perusahaan:

A. Watak dan kondisi proses produksi, untuk melihat apakah watak dan kondisi proses produksi tersebut menguntungkan buruh atau tidak saat melakukan perlawanan--misalnya: pengetahuan tentang bagian-bagian dalam proses produksi dan proses produksnya; apakah produksinya sedang urgent atau tidak; apakah ada stick atau tidak; apakah jantung pabrik diisi oleh kawan-kawan seperjuangan atau tidak; apakah ada SB/SB lain atau tidak di dalam perusahaan; apakah order sedang menanjak atau tidak; apakah perusahaan sedang beruntung atau tidak; dll;

B. Penggalangan dan uji kekompakan buruh di dalam dan di luar pabrik/perusahaan sebagai syarat penting dalam perlawanan buruh;

7. Buruh dan Politik: apa itu politik; mengapa buruh harus berpoliki; kategori atau penggolongan perjuangan politik; situasi nasional dan internasional; program politik; siasat (strategi-taktik) politik; organisasi Politik; Slogan (semboyan) Politik; Strategi Bawah dan Strategi Atas;

8. Budaya: tentang budaya yang negatif dan budaya yang positif bagi perjuangan buruh;

II.1.2 Kelas Lanjutan:

1. Teori tentang masyarakat;

2. Analisa Masyarakat untuk menguji teori tentang masayarakat yang benar;

3. Metode Berpkir logika formal dan logika dialektika;

4. Epistemologi: tentang kaitan antara realita dengan teori dan filsafat.

5. Strategi-Taktik Perjuangan (pendalaman Strategi Atas dan Strategi).