Belajar lah!

Setelah dibuat bodoh oleh rejim SPSI (Orde Baru) dan tak diberi kesempatan belajar oleh disiplin pabrik (kapitalis) melalui lembur dan shift kerja, penting sekali buat buruh untuk belajar--apalagi bila serikat buruhnya memberikannya--apakah itu pendidikan perburuhan maupun ekonomi-politik. Bila buruh tidak mengambil kesempatan untuk belajar--yakni menyediakan waktu belajar dengan sedikit saja mengurangi lembur, menggunakan waktu off, cuti, ganti hari, bahkan mengambil alpa--maka buruh tak akan mengerti arah perjuangannya, hanya menerima instruksi (tanpa mengerti dengan fasih), hanya mengandalkan pimpinan (sehingga bila pimpinan berhalangan, maka akan seperti anak ayam kehilangan induk), regenerasi kepemimpinan akan lambat atau terhambat, tak paham mengingatkan pimpinan karena tak paham kesalahan pimpinan, tak bisa bertindak satu komando, dan lain sebagainya. BAHAYA.

Dan, baginya, tak ada hari untuk istirahat; baginya, tak ada jam-jam untuk istirahat! Bila kita menengok pada jendela kantornya, lampunya selalu terang sepanjang malam, belajar, atau bekerja dan belajar. Karena ia adalah pelajar bagi semua problem; ia adalah pembaca tanpa lelah... (Castro tentang Che)

Pendidikan ekonomi-politik bertujuan untuk menjawab--dalam pikiran dan tindakan--pertanyaan pokoknya: mengapa terjadi ketidakadilan dalam semua aspek kehidupan serta bagaimana mengubahnya. Selain itu, saling membantu menciptakan karakter buruh yang: rendah hati (jujur dan terbuka secara intelektual agar tidak Ujub), berani, sayang kawan, militan dalam belajar dan berjuang, serta menghargai teknologi serta ilmu pengetahuan.Bila ingin membaca atau meng-copy bahan-bahan yang ada di data-base DOCS, jangan membukanya dengan edit, cukup dibuka bahannya, dibaca dan di-copy-paste. Sekali lagi jangan dibuka dengan cara di-edit, karena akan merusak susunan bahan (yang sudah diatur) dan akan tertera nama yang membuka editan.

Bagan Ekopol (1).pdf


Pertanyan dan Diskusi I


Kawan-kawan yang baik,

Mari kita diskusikan Pelajaran I sampai dengan Pelajaran XVII dengan menjawab dan memberi pendapat terhadap pertanyaan di bawah ini:

1. Apa hikmah mempelajari sejarah?

2. Hidayah apa yang kita peroleh dalam mempelajari sejarah sehubungan dengan upaya kita mengapa terdapat ketidakadilan dalam kehidupan manusia?

Terima kasih.

Salam Juang,
Buruh Belajar Ekonomi dan Politik